fbpx
Memulai Bisnis Property Dengan Modal Kecil

Memulai Bisnis Property Dengan Modal Kecil

Memulai Bisnis Property Dengan Modal Kecil

Investasi adalah cara untuk mengembangkan keuangan dengan bijaksana untuk masa depan, lebih baik punya investasi tanah atau rumah daripada kendaraan karena harga tanah meningkat terus tapi kendaraan nilainya menyusut jika kita tidak manfaatkan atau maksimalkan untuk keperluan bisnis, bisa juga diartikan sebagai usaha seseorang untuk mengembangkan harta kekayaanya agar dapat memperoleh kesuksesan finansial atau nilai tambah dari investasi tersebut di masa yang akan datang, selain mendapatkan penghasilan dari pekerjaan tetap. Memulai Bisnis Property Dengan Modal Kecil.

Investasi itu harus dipaksakan sedini mungkin setiap bulan sekian persen harus dikeluarkan untuk investasi dan jangan di ganggu gugat sampai batas waktu tertentu. Karakter uang itu bergerak jika kita tidak gerakan maka akan menyusut kena inflasi solusinya belikan emas atau investasi diproperty atau bisnis. Di era yang serba susah ini, masyarakat harus pintar-pintar menyimpan hartanya agar dana tunai tidak stagnan dan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Anda bisa membelanjakan dana Anda kedalam bentuk properti. Properti adalah investasi yang sangat menguntungkan, dimana harga tanah dan bangunan akan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Kondisi tersebut didasari dari fakta bahwa pertumbuhan penduduk akan terus mengalami kenaikan, kebutuhan akan hunianpun semakin besar.

Sedangkan luas tanah, jumlah ruko, perumahan dan aset properti lain penyedianya semakin sedikit. Maka dari itu harganyapun semakin melangit. Jika Anda mampu mengelolanya dengan baik, bisnis properti semakin nampak cerah. Namun untuk memulai investasi tersebut tentunya membutuhkan modal besar, harus sesuai dengan harga aset yang Anda inginkan jika seseorang mampu membeli dan mempertahankan aset-aset propertinya, bukan dari hasil hutang, maka dipercaya orang tersebut akan baik kondisi finansialnya. Berikut tips bagi Anda yang baru akan memulai menginvestasikan hartanya untuk membeli aset properti.

 

1. Pilihlah Rumah yang punya Nilai Tambah

Sekilas pengertian nilai tambah disini bukannya mewah ya tapi ada akses jalan raya, ada tempat parkir di rumah tersebut, deket dengan sekolah, dekat dengan pasar, dekat dengan rumah sakit, dekat dengan jalan tol, dekat dengan masjid dan TIDAK BANJIR.

Membeli aset properti berupa rumah menjadi pilihan terbaik bagi Anda yang baru memulai investasi jenis ini. Umumnya luas lahan pada rumah lebih luas jika dibandingkan dengan apartment dan ruko. Kita tahu bahwa kenaikan harga tanah lebih tinggi jika di bandingkan dengan kenaikan harga bangunan. Beli sesuai kemampuan  daya beli dan liat pertumbuhan penduduk sekitarnya jika pesat pertumbuhan penduduknya maka propertynya juga cepat naik nilai jualnya, pilih lokasi rumah dipinggir kota-kota besar yang harganya tidak terlalu mahal atau sesuaikan dengan kemampuan, tujuan beli rumah bisa untuk dihuni atau dikontrakan atau dijual kembali.

Pernah saya dapat info property seperti cluster yang bisa dikontrakan / kost-kostan dengan pembelian secara angsuran dan selama masih diangsur property tersebut bisa disewakan dan sistem bagi hasil dengan developernya, kemudian cari property yang sifatnya syariah supaya selamat dunia dan akherat serta makin berkah investasinya dan makin berkembang investasi kita.

2. Pilih Lokasi
Memilih lokasi aset properti sama aja memilh lokasi untuk bisnis. Memilih lokasi yang strategis semakin sulit, karena biasanya sudah dimiliki oleh orang lain. Namun setidaknya lokasi aset Anda berada di daerah berkembang, dan terletak di sekitar pusat kegiatan di daerah tersebut. Tujuannya adalah agar properti Anda baik dalam bentuk rumah, ruko ataupun lahan kosong mudah di sewakan dan harganya semakin bagus dari tahun ke tahun. Mudah koq jika menilai property tersebut strategis atau tidak, perhatikan supermarket disekitar rumah tersebut seperti alfamart / alfamidi / indomart berati penduduk sekitarnya padat, kemudian dalam radius 1 km lebih apakah ada supermarket / hypermart dan jangan lupa cari lokasi tidak banjir

3. Jangan Langsung Jual
Investor pemula biasanya sangat bernafsu dengan markup harga. Namun sebaiknya Anda sewakan dulu selama beberapa tahun, agar hasilnya lebih maksimal. Renovasi agar mempunyai nilai tambah, ada tempat parkir dan tambahkan furniture agar sewanya juga bisa lebih mahal, anda beli furniture hanya sekali tapi bisa disewakan beberapa kali. Jangan seperti sewa rata-rata rumah hanya rumah saja yang disewakan tanpa tanpa difasilitasi dengan furnished ( isi rumah dilengkapi sofa dan perabot lainya )

Tidak masalah keluar uang untuk beli furniture yang efeknya property kita lebih cepat tersewa karna penyewa biasanya tidak mau repot-repot beli furniture karena masih belum mantap untuk menetap dibanding kita hanya berharap rumah bisa disewakan tapi kondisi kosong tidak ada sofa dan perabot lainya, mungkin ada yang mau tapi akan lama untuk mendapatkan penyewanya.

Hal tersebut akan menjadi pemborosan karena ada biaya perawatan rumah, tapi jika cepet tersewa maka biaya perawatan rumah sudah ditanggung dari uang sewa tanpa kita harus mengeluarkan uang lagi / mengeluarkan uang pribadi lagi, HEMAT BUKAN. Pada umumnya harga sewa sebuah aset properti adalah sebesar 5% dari harga beli. Jika aset Anda seharga 100 juta, maka Anda bisa menyewakannya dengan harga 5 juta per tahun.

4. Jangan Lupa Berbagi / sedekah
Poin SEDEKAH ini tidak akan ada pada kelas investasi, namun dengan berbagi anda bisa lebih bahagia dan hidup berkecukupan nantinya. Dan Property anda akan bertambah terus dan berkah. Dimulai dari hal-hal kecil seperti mengundang makan anak yatim, menyenangkan kedua orang tua, berkunjung sesering mungkin kerumah orang tua dan jadikan orang tua sebagai raja jangan orangtua kita seperti pembantu yang mengasuh anak-anak kita, jika seperti itu maka penghasilan kita tidak jauh dari pembantu hehe….¬† Maka anda akan didoakan oleh mereka seumur hidup, sedekah rutin harian ke kotak masjid, bulanan dan tahunan. Dan hal-hal seperti itu tentunya berdampak pada baiknya kualitas Anda dimata relasi bisnis dan tentunya Allah.

5. Menyadari Resiko dan hadapi dengan ikhlas
Sebaik-baiknya program investasi tentu memiliki resiko, termasuk pada properti. Jika aset Anda berupa hotel dan berada di perbukitan, tentunya bencana longsor akan selalu mengintai. Selain faktor alam juga resiko dan dari sisi manusia juga beresiko seperti tertipu. Penyewa kabur dan lain sebagainya.

6. Memperhitungkan Biaya Renovasi
Aset properti apapun bentuknya akan membutuhkan biaya renovasi. Walaupun investasi Anda sebut tabungan, bukan berarti tidak memerlukan biaya renovasi. Dari mulai atap bocor, saluran air tidak berfungsi sampai pengecatan ulang, semuanya membutuhkan biaya. Dan Bea tersebut bisa diperhitungan dengan rinci. Walaupun tidak sering renovasi atau perbaikan, namun akan membutuhkan dana yang cukup banyak, untuk itu Anda harus memperhitungkannya.

Dengan semakin memperbanyak pengetahuan tentang investasi properti, maka tabungan untuk masa depan bukan mimpi. Menabunglah dengan property rumah atau tanah atau emas, jangan menabung biasa dibank atau deposit karena kalo dihitung-hitung hasilnya tidak memuaskan. Maka anda bisa memiliki dan mempertahankannya atau bahkan mengembangkannya sebagai sumber penghasilan yang barokah.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonINFO LENGKAP
error: Content is protected !!